Model Pembelajaran Suit atau Suten

Suit atau Suten

Permainan ini sangat gampang dimainkan. Siswa akan sangat antusias dan pembelajaran ini dan dijamin menyenangkan. Karena bentuknya permainan yang bisa dimainkan oleh siswa dan caranya sudah umum diketahui oleh siswa. 

Permainan suit atau suwit sudah dikenal luas di masyarakat Indonesia. Ada yang menyebutnya sut, suten atau pingsut. Di Inggris, permainan ini disebut odds and evens, sebuah hand game atau permainan yang menggunakan jari tangan. Ada bermacam-macam bentuk dan modelnya.

Suit adalah jenis permainan tangan sederhana selain hompipa. Permainan ini melibatkan dua orang secara bersamaan dengan mengungkapkan sejumlah jari untuk mencari pemenangnya. Tujuannya adalah untuk mengundi atau menentukan pemenangnya secara gambling. 

Alat dan bahan yang diperlukan untuk model pembelajaran ini hanya berupa kertas manila, spidol besar untuk whiteboard warna hitam, merah, hijau dan biru. Dibutuhkan pula selotip atau paku payung untuk menempelkan kertas manila di papan tulis. Selain itu yang harus dipersiapkan adalah buku materi pelajaran hari itu. Misal dengan tema atau topik Kerajaan Islam di Indonesia. 

Langkah langkah pembelajaran SUIT adalah sebagai berikut: 
1. Minggu sebelumnya siswa sudah diberitahu agar belajar dan membaca tentang tema yang ajakan dibahas hari ini. 
2. Guru sudah menulis pertanyaan sejumlah setengah dari jumlah siswa di kelas. Misal: jumlah siswa di kelas ada 32, maka pertanyaan dibuat sejumlah 16 nomor. 
3. Pertanyaan berbentuk isian atau pernyataan dengan titik titik... 
4. Guru membagi siswa dalam dua kelompok. Kelompok kiri dan kelompok kanan atau kelompok putra dan kelompok putri. Bisa juga menamakan dengan kelompok Biru dan kelompok Hijau. 
5. Tiap kelompok berdiri berjajar ke belakang (bersap) masing-masing di kanan kiri bangku. Dan siswa yang terdepan memegang spidol sesuai dengan nama kelompoknya biru atau hijau. 
6. Guru menempelkan kertas manila yang berisi pertanyaan isian di papan tulis sebelah kiri. 
7. Kemudian menuliskan: Jawaban 1. 2. 3. 4. 5. Dst ke bawah sampai no. 16. 
8. Siswa terdepan dari masing-masing kelompok biru dan hijau maju ke depan. 
9. Mereka berdua melakukan suit. 
10. Pemenangnya yang boleh mengisi atau menjawab pertanyaan di papan tulis di bagian Jawaban sesuai nomornya. 
11. Para pemain kedua maju ke depan, melakukan suit dan pemenangnya maju menulis jawabannya. 
12. Begitu seterusnya sampai semua pertanyaan habis dijawab. 
13. Untuk pertanyaan yang tidak dapat dijawab, meskipun tadi sudah menang suit, bisa dijawab pemain berikutnya dengan tetap melakukan suit. 
14. Di sini akan terlihat siswa yang siap dan yang gemas karena keinginan menjawab terganjal oleh gilirannya maju ke depan dan harus melalui proses suit. 
15. Akan terlihat karakter pemimpin, karena dialah yang akan membagi teman-temannya agar dapat menjawab pertanyaan serta siapa lawannya dalam bersuit. 
16. Guru dianjurkan membuat pertanyaan yang membuat siswa berpikir. 
17. Buatlah pertanyaan yang jawabannya singkat saja. 
18. Pemenang ditentukan dengan berapa banyak antara spidol hijau atau spidol biru yang menjawab. 
19. Memberi applaus baik kepada pemenang maupun yang belum menang. 
20. Kertas manila bebas dari coretan jawaban agar dapat digunakan di kelas berikutnya atau di tahun ajaran berikutnya. 

Mudah bukan? Jangan lupa selipkan ice breaking agar siswa tidak merasa jenuh atau bosan. Artikel ini dibuat oleh Ibu Elfi Zufrida  Guru SMPN 1 Kadewan Bojonegoro Jawa Timur. 

Aplikasi Uptodit.com untuk Android

Download Aplikasi Uptodit.com
Langganan Postingan