Mengenal Apa itu Stunting Dalam Dunia Kesehatan

Mengenal Apa itu Stunting Dalam Dunia Kesehatan
Mengenal Apa itu Stunting Dalam Dunia Kesehatan
Dalam Debat Cawapres 2019 kemarin, menghasilkan istilah-istilah yang belum diketahui sebelumnya, seperti salah satunya yang disampaikan oleh Kyai Maaruf Amin tentang Stunting, sebenarnya Apa itu Stunting dalam dunia kesehatan? 

Stunting adalah suatu kondisi yang menyebabkan seseorang menjadi lebih pendek dari usianya. hal ini biasanya terjadi pada anak-anak, jadi bisa dikatakan stunting merupakan penyebab anak bertubuh pendek. Banyak orang yang tidak tahu bahwa anak pendek adalah pertanda sedikit masalah pertumbuhan. Apalagi stunting dialami oleh anak-anak yang masih di bawah usia 2 tahun. Ini harus ditangani dengan segera dan tepat. Karena peristiwa sebelum itu terjadi.

Asupan gizi anak tidak mencukupi, bahkan sejak ia masih dalam kandungan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa 20% dari insiden bayi masih dalam kandungan. Kondisi ini disebabkan oleh buruknya asupan ibu selama kehamilan, sehingga janin sedikit. Akhirnya, pertumbuhan dalam rahim mulai terhambat dan berlanjut setelah lahir.

Selain itu, pengerdilan juga bisa terjadi ketika asupan gizi anak tidak terpenuhi. Entah itu tidak diberikan ASI eksklusif (makanan pelengkap ASI), ia memberikan nutrisi yang kurang berkualitas.

Banyak teori menyatakan bahwa ada kekurangan asupan makanan yang mengandung seng, zat besi, dan protein ketika seorang anak bermain lima faktor.

Apa Saja Tanda-tanda Stunting?
Tanda utama stunting adalah tubuh pendek di bawah usia rata-rata. kamu dapat mengetahui ketinggian anak jika kamu memantau pertumbuhan anak kamu sejak ia lahir. Beberapa gejala dan tanda lain yang terjadi jika anak memiliki kelainan pertumbuhan:
  • Berat badan tidak bertambah, bahkan cenderung menurun
  • Perkembangan tubuh yang terhambat, seperti terlambat menarche (menstruasi pertama perempuan)
  • Anak-anak mudah terkena penyakit menular
  • Sementara itu, untuk mengetahui apakah tinggi badan anak normal atau tidak, kamu harus memeriksanya secara teratur ke layanan kesehatan terdekat. Misalnya, bawa anak kamu ke Posyandu atau Puskesmas terdekat setiap bulan.

Apa dampaknya jika anak pendek sejak kecil?
Pengerdilan adalah gangguan pertumbuhan. Jika tidak ditangani dengan benar itu akan mempengaruhi pertumbuhannya sampai dia dewasa. Bukan sekadar dampak fisik. Berikut ini adalah risiko yang dialami oleh anak pendek atau pendek di masa depan.
  1. Kesulitan belajar
  2. Kemampuan kognitifnya lemah
  3. Mudah lelah dan tidak gesit dibandingkan anak-anak seusianya
  4. Risiko infeksi lebih tinggi
  5. Risiko mengalami berbagai penyakit kronis (diabetes, penyakit jantung, kanker, dll) di usia dewasa
  6. Ketika kamu tumbuh dewasa, bahkan dilaporkan bahwa anak-anak yang pendek akan memiliki tingkat produktivitas yang rendah dan kesulitan bersaing di dunia kerja. Ya, pengerdilan adalah masalah gizi yang berdampak pada anak yang lebih besar jika tidak segera diobati.

Apakah stunting masih bisa diatasi?
Sayangnya, stunting adalah kelainan pertumbuhan yang tidak dapat dikembalikan seperti semula. Artinya, ketika seorang anak mengalami stunting atau pendek sejak dia masih balita, maka pertumbuhannya akan terus lambat sampai dia dewasa.

Selama masa pubertas, ia tidak dapat mencapai pertumbuhan maksimal karena terhambat ketika masih anak-anak. Meskipun, kamu telah memberinya makanan yang kaya nutrisi, tetapi pertumbuhannya masih belum maksimal.

Namun, tetap penting bagi kamu untuk menyediakan berbagai makanan bergizi tinggi untuk mencegah kondisi bayi kamu memburuk dan gangguan pertumbuhan yang ia alami semakin memburuk. Karena itu, sebenarnya ini dapat dicegah dengan memberikan nutrisi maksimal pada awal hidupnya, yaitu 1.000 hari pertama kehidupan.

Jika kamu tahu bahwa anak kamu mengalami kondisi ini, maka kamu harus segera berkonsultasi dengan dokter anak, sehingga cepat teratasi.

Aplikasi Uptodit.com untuk Android

Download Aplikasi Uptodit.com
Langganan Postingan